CETAKAN BETON SILINDER 15X30 BAHAN CAST IRON
Peralatan Teknik
Jual Test Hammer Tipe HT-225A
1. Spesifikasi Teknis Utama
Energi Tumbukan Nominal (Impact Energy): 2,207 Nm (0,225 kgf.m atau 1.6 ft-lbs). Standar energi untuk beton normal dengan ketebalan elemen ≥ 100 mm.
Rentang Pengukuran Kuat Tekan: 10 hingga 70 N/mm² (setara 10 – 70 MPa / sekitar 1.450 hingga 10.152 psi).
Kekakuan Pegas Pantul (Spring Rigidity): 7,84 N/cm atau sekitar 785 N/m.
Jarak Tumbukan (Punch Advance/Spring Extension): 75 mm (± 0.3 mm).
Nilai Kalibrasi pada Landasan Baja (Steel Anvil): 80 ± 2. Alat wajib menunjukkan nilai ini saat diuji pada landasan uji kalibrasi standar.
2. Dimensi dan Fisik Alat
Berat Bersih: Sekitar 1.0 kg hingga 1.1 kg. Ringan untuk dioperasikan dengan satu tangan di proyek lapangan.
Dimensi Wadah: Berdiameter 60 mm dengan panjang 280 mm.
Material Casing: Terbuat dari aluminium berkualitas tinggi atau komposit kokoh untuk menahan benturan fisik.
3. Perbandingan Fitur Alat
Fitur Spesifikasi | Versi Mekanis / Analog | Versi Digital (Smart/Live) |
|---|---|---|
Pembacaan Data | Jarum penunjuk mekanis pada skala tabung. | Layar LCD berwarna (menampilkan indeks rata-rata). |
Penyimpanan Data | Manual dicatat oleh operator ke kertas. | Memori internal (menyimpan s.d 480.000 data). |
Konektivitas | Tidak ada. | Bluetooth, USB port, Aplikasi iOS/Android. |
Fitur Deteksi | Menggunakan rumus/grafik manual. | Deteksi otomatis sudut tembak dan konversi nilai MPa langsung. |
Sumber Daya | Tanpa baterai (murni mekanis pegas). | Baterai Lithium isi ulang atau Baterai AA/AAA. |
4. Standar Acuan Regulasi
Alat hammer test yang standar wajib diproduksi dan dikalibrasi sesuai standar internasional maupun nasional berikut:
Indonesia: SNI 2492 & SNI 03-4430
Amerika Serikat: ASTM C805
Eropa & Internasional: EN 12504-2 dan ISO/DIS 8045
Concrete Test Hammer HT-225A adalah alat uji non-destruktif (Non-Destructive Test / NDT) mekanis tipe manual yang digunakan untuk mengukur kuat tekan beton keras secara cepat dan praktis di lapangan. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan prinsip energi pantulan (rebound number) dari massa beban yang ditembakkan ke permukaan struktur beton.